{"id":286,"date":"2020-02-13T11:04:56","date_gmt":"2020-02-13T11:04:56","guid":{"rendered":"http:\/\/pamatte.com\/?p=286"},"modified":"2023-09-09T04:27:44","modified_gmt":"2023-09-09T04:27:44","slug":"taman-para-pecint","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/","title":{"rendered":"Taman Para Pecinta"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Oleh : M Nur Rahmat Achdar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pernah ketika, di zaman Yunani Kuno terjadi sebuah percakapan oleh kedua Filsuf yang dikenal sangat berpengaruh dan mempunyai kontribusi besar dalam peradaban dunia, yakni Socrates dan Plato.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun hubungan mereka hanyalah sebatas guru dan murid, namun keduanya memiliki kedekatan emosional yang cukup baik hingga keduanya terlihat sebagai saudara sedarah. Socrates adalah guru dari Palto, dan tentu saja Plato adalah murid yang baik dari Socrates.<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cwahai guru, apa itu\ncinta?\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam percakapan tersebut, Plato mengajukan sebuah pertanyaan kepada gurunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun\npada saat itu sang guru tidak memberikan jawaban apapun, melainkan ia hanya\nmenginstruksikan kepada muridnya untuk melalukan perjalanan di sebuah\nperkebunan gandum yang cukup luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Socrates kemudian memberikan aba-aba kepada Plato,<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cwahai Plato, jika kau\nhendak mengetahui apa itu cinta, maka silahkan kau berjalan menyusuri\nperkebunan gandum itu. Lalu kemudian kau cari dan ambil ranting yang paling\ncantik dan indah menurutmu, namun dengan catatan jangan pernah berbalik arah.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sang\nmurid pun menangkap baik apa yang diperintahkan oleh gurunya, ia kemudian\nberjalan menyusuri bahtera luasnya perkebunan gandum itu. Tepat di tengah\nperjalanan, Plato menemukan ranting yang menurutnya sangat cantik namun ia ragu\ndan tidak mengambil ranting tersebut. Karena di depan sana perkebunan gandum\nitu masih sangat luas, besar kemungkinan masih ada bahkan masih banyak lagi\nranting yang lebih cantik dari ini. Namun yang membuatnya terdiam, gurunya\nmenitip pesan bahwasanya <em>\u201ckau jangan\npernah berbalik arah\u201d,<\/em> apa yang terjadi ketika di sana tidak ada lagi\nranting yang lebih indah dari ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Plato\nkemudian melanjutkan perjalanan, hingga akhirnya perkebunan gandum itu ia\ntuntaskan dengan perjalanan dan pencarian, sayangnya tidak ada lagi ranting\nyang indah dan cantik yang ia dapati di sana.<\/p>\n\n\n\n<p>Plato\nakhirnya kembali menemui gurunya dengan raut wajah yang cukup menyesal dan\nsedikit kebingungan, hingga kemudian sang guru bertanya <\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cmengapa kau tidak\nmembawa ranting yang ku maksud?\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Plato\npun menceritakan kejadian yang dia alami di dalam perkebunan tadi, hingga\nakhirnya sang guru pun menganggukkan kepala sembari tersenyum.<\/p>\n\n\n\n<p>Socrates\nberkata kepada Plato,<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cwahai Plato, hidup dan\nkehidupan ini adalah sebuah proses pencarian. Sebagaimana kita adalah manusia\nyang dilahirkan karena cinta, maka dalam hidup kita mempunyai kewajiban untuk\nmencari dan menemukan cinta itu. Lantas, dalam pancarian tersebut kita tidak\nseharusnya bersikap gegabah. Ada yang cantik, molek, indah dan sebagainya\nlantas kau sebut itu cinta? Tentu tidak! Dalam pencarian itu kita harus\nmelibatkan sikap skepitisme itu, agar di kemudian hari kita dapat mengambil\npelajarannya. Cinta memang sangat suli ditemukan, kadang kita menemukan yang\nterbaik, namun fitrah kita sebagai manusia yang tak kunjung merasa puas\nterkadang salah ditempatkan. Jadi kesimpulannya, untuk mencari dan menemukan\ncinta itu kita harus ikhlas, jangan pernah merasa kau berkorban sedikitpun\nkarena cinta. Sebab ketika kau merasa berkorban dalam pencarian cinta itu, maka\nsecara otomatis kau telah menggugurkan cintamu sendiri.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Lalu\nkemudian Plato kembali bertanya, <\/p>\n\n\n\n<p><em>jadi cinta itu apa?<\/em>\n<\/p>\n\n\n\n<p>Socrates menjawab,.<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201ccinta itu suci, putih, bersih dan jernih\u201d<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab beberapa sifat cinta tadi, kita pun perlu mempunyai bekal ikhlas yang cukup untuk mencari dan mengenali dia. Sebab tidak ada yang mesti terluka, kala cinta itu datang dalam diri manusia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, semester VIII, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Pelajar Soppeng (IMPS) Koperti UIN Alauddin Makassar Periode 2018-2019.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : M Nur Rahmat Achdar Pernah ketika, di zaman Yunani Kuno terjadi sebuah percakapan oleh kedua Filsuf yang dikenal sangat berpengaruh dan mempunyai kontribusi besar dalam peradaban dunia, yakni&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":287,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2,3,45,4],"class_list":["post-286","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-himajipuinam","tag-ilmuperpustakaanuin","tag-m-nur-rahmat-achdar","tag-pamatte-com"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Taman Para Pecinta - Pamatte<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Taman Para Pecinta - Pamatte\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh : M Nur Rahmat Achdar Pernah ketika, di zaman Yunani Kuno terjadi sebuah percakapan oleh kedua Filsuf yang dikenal sangat berpengaruh dan mempunyai kontribusi besar dalam peradaban dunia, yakni&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pamatte\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-13T11:04:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-09T04:27:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG-20200212-WA0001.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"pamatte\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"pamatte\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/\"},\"author\":{\"name\":\"pamatte\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/1c7f3c6b5b9baed5c20fb68b51ed8faf\"},\"headline\":\"Taman Para Pecinta\",\"datePublished\":\"2020-02-13T11:04:56+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-09T04:27:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/\"},\"wordCount\":528,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization\"},\"keywords\":[\"@himajipuinam\",\"@ilmuperpustakaanuin\",\"@M Nur Rahmat Achdar\",\"@pamatte.com\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/\",\"name\":\"Taman Para Pecinta - Pamatte\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website\"},\"datePublished\":\"2020-02-13T11:04:56+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-09T04:27:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Taman Para Pecinta\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/\",\"name\":\"Pamatte\",\"description\":\"Kanal Mahasiswa Perpustakaan : Mabbaca, Marruki, Maccarita\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization\",\"name\":\"Pamatte\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png\",\"width\":637,\"height\":124,\"caption\":\"Pamatte\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/1c7f3c6b5b9baed5c20fb68b51ed8faf\",\"name\":\"pamatte\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc37a06878de17c80bceb45f023ff620fa7fd6c3ad0b5be61091f087deb30ee4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc37a06878de17c80bceb45f023ff620fa7fd6c3ad0b5be61091f087deb30ee4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"pamatte\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\"],\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/author\/pamatte\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Taman Para Pecinta - Pamatte","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Taman Para Pecinta - Pamatte","og_description":"Oleh : M Nur Rahmat Achdar Pernah ketika, di zaman Yunani Kuno terjadi sebuah percakapan oleh kedua Filsuf yang dikenal sangat berpengaruh dan mempunyai kontribusi besar dalam peradaban dunia, yakni&hellip;","og_url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/","og_site_name":"Pamatte","article_published_time":"2020-02-13T11:04:56+00:00","article_modified_time":"2023-09-09T04:27:44+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1280,"url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/IMG-20200212-WA0001.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"pamatte","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"pamatte","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/"},"author":{"name":"pamatte","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/1c7f3c6b5b9baed5c20fb68b51ed8faf"},"headline":"Taman Para Pecinta","datePublished":"2020-02-13T11:04:56+00:00","dateModified":"2023-09-09T04:27:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/"},"wordCount":528,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization"},"keywords":["@himajipuinam","@ilmuperpustakaanuin","@M Nur Rahmat Achdar","@pamatte.com"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/","name":"Taman Para Pecinta - Pamatte","isPartOf":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website"},"datePublished":"2020-02-13T11:04:56+00:00","dateModified":"2023-09-09T04:27:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2020\/02\/13\/taman-para-pecint\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Taman Para Pecinta"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/","name":"Pamatte","description":"Kanal Mahasiswa Perpustakaan : Mabbaca, Marruki, Maccarita","publisher":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization","name":"Pamatte","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png","contentUrl":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png","width":637,"height":124,"caption":"Pamatte"},"image":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/1c7f3c6b5b9baed5c20fb68b51ed8faf","name":"pamatte","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc37a06878de17c80bceb45f023ff620fa7fd6c3ad0b5be61091f087deb30ee4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc37a06878de17c80bceb45f023ff620fa7fd6c3ad0b5be61091f087deb30ee4?s=96&d=mm&r=g","caption":"pamatte"},"sameAs":["https:\/\/reportakawan.id\/pamatte"],"url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/author\/pamatte\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=286"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1268,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/286\/revisions\/1268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/media\/287"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=286"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=286"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=286"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}