{"id":540,"date":"2021-05-10T07:24:17","date_gmt":"2021-05-10T07:24:17","guid":{"rendered":"http:\/\/himajip.org\/?p=540"},"modified":"2023-09-09T04:37:54","modified_gmt":"2023-09-09T04:37:54","slug":"540-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/","title":{"rendered":"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p><em><strong>Oleh Andi fauzan al muttahari<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Membaca adalah hal yang sangat fundamental untuk proses belajar dalam pertumbuhan intelektual. Salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi diri adalah dengan membaca.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Topik ini tetap menarik sampai saat ini. Mengapa? Karena walaupun sudah banyak ditulis dan dibicarakan, tetapi belum ada peningkatan minat baca secara signifikan. Indikator dari rendahnya minat baca dapat dihitung dari jumlah buku yang diterbitkan. Artinya \u00a0masih jauh di bawah penerbitan buku di negara Malaysia, Singapura, dan india dikutip dari <em>Ejournal<\/em> <em>Perpusnas.go.id.<\/em> Dengan \u00a0kondisi tersebut rendahnya budaya membaca pada anak Indonesia sungguh memprihatinkan.\u00a0Oleh karena itu rendahnya minat baca merupakan problem bagi bangsa yang harus diselesaikan.\u00a0\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Menarik juga jika melihat tradisi saat zaman Belanda, di mana ada tradisi intelektual yang sudah dimunculkan sejak tingkat sekolah. Siswa AMS (sekolah Belanda) diwajibkan harus membaca 25 judul buku sebelum mereka lulus. Dengan kebijakan seperti itu kita bisa melihat hasilnya, yaitu tradisi intelektual yang kuat dari para tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan yang mencicipi sistem persekolahan Belanda tersebut dikutip dari I Made Ngurah Suragangga dalam mendidik lewat literasi untuk pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bandingkan dengan kondisi saat ini. Jika ditanya berapa jumlah buku yang telah kita baca, akankah pertanyaan ini terasa berat untuk dijawab dengan jujur?<\/p>\n\n\n\n<p>Jika melihat kembali hasil survei dari studi <em>Most Littered Nation In the World<\/em> 2016 bahwa budaya literasi (baca-tulis) di Indonesia masih sangat rendah dan jauh tertinggal. Dari 61 negara yang diteliti tingkat literasinya, menempatkan Indonesia di urutan ke-60 setelah Bostwana (Peringkat kedua dari bawah). Menurut riset UNESCO, indeks minat baca Indonesia 0,001 %. Itu artinya dari seribu orang hanya ada satu yang memiliki minat baca, dan hanya baru sampai &#8220;minat baca&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata penyebab rendahnya minat baca dan kebiasaan membaca itu karena kurangnya akses, terutama untuk masyarakat Indonesia yang berada di daerah terpencil. Hal itu merupakan salah satu yang terungkap dari Indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang peneliti di Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Balitbang Kemendikbud&nbsp; mengatakan&nbsp; bahwa ada korelasi antara akses terhadap masyarakat dengan kebiasaan membaca. Jika tidak ada akses,&nbsp; bagaimana masyarakat Indonesia bisa membaca?.<\/p>\n\n\n\n<p>Seharusnya pihak dari pemerintah bisa saling bersinergi dengan penggiat literasi, mengapa? supaya mereka bisa membuka akses kepada masyarakat dan lebih tahu kondisinya secara langsung. Contohnya seperti desa-desa terpencil yang sulit di jangkau oleh pemerintah dan juga kurang terliriknya desa tersebut. Nah untuk itu peran penggiat literasi yaitu \u00a0sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah untuk lebih memahami apa yang di maui masyarakatnya. Bahwa masyarakat ingin pemerataan akses dalam minat baca bukan hanya sebatas kota saja, di desa pun juga harus merata dalam meningkatkan minat baca.<\/p>\n\n\n\n<p>Meningkatkan minat baca&nbsp;dimulai sejak dini, yaitu pada anak-anak. Anak-anak sekarang lebih menyukai media gawai daripada membuka buku. Oleh karena itu peran orang tua adalah mutlak agar anak-anaknya rajin membaca. Orang tua bisa memilihkan bahan-bahan bacaan yang menarik yang memberikan wawasan dan pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu membentuk komunitas baca dan forum pegiat literasi juga perlu. Siapa pun bisa bergabung di dalamnya, mulai pelajar, mahasiswa, maupun penyuka buku. Pengurus menentukan agenda-agenda yang menarik, misalnya Pekan Baca dimana setiap Sabtu atau Minggu komunitas menyelenggarakan kegiatan baca bersama di daerah-daerah tertentu, \u00a0antara lain di Kelurahan atau di Balai Desa. Dengan kegiatan ini warga di sekitar lokasi kegiatan akan tertarik dan ikut bersama-sama membaca buku-buku yang dibawa oleh komunitas.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan UINAM dan anggota bidang advokasi HIMAJIP 2021-2022<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Andi fauzan al muttahari Membaca adalah hal yang sangat fundamental untuk proses belajar dalam pertumbuhan intelektual. Salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi diri adalah dengan membaca.\u00a0 Topik ini tetap&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":541,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[53,60,63],"class_list":["post-540","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-essai","tag-himajip_uinam-pamatte","tag-himajip2021","tag-himajipuinam-ilmuperpustakaanuinam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Meningkatkan Minat Baca di Indonesia - Pamatte<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia - Pamatte\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh Andi fauzan al muttahari Membaca adalah hal yang sangat fundamental untuk proses belajar dalam pertumbuhan intelektual. Salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi diri adalah dengan membaca.\u00a0 Topik ini tetap&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pamatte\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-05-10T07:24:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-09T04:37:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/f161264c406e4d72d2e897aaa66fc581.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"736\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"711\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"A. Zahraturugaisyiyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"A. Zahraturugaisyiyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"A. Zahraturugaisyiyah\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/37de782893bc676ddd7764eb37e2f830\"},\"headline\":\"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia\",\"datePublished\":\"2021-05-10T07:24:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-09T04:37:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/\"},\"wordCount\":552,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization\"},\"keywords\":[\"#HIMAJIP_UINAM #pamatte\",\"#HIMAJIP2021\",\"#HIMAJIPUINAM #ILMUPERPUSTAKAANUINAM #\"],\"articleSection\":[\"Essai\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/\",\"name\":\"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia - Pamatte\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-05-10T07:24:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-09T04:37:54+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/\",\"name\":\"Pamatte\",\"description\":\"Kanal Mahasiswa Perpustakaan : Mabbaca, Marruki, Maccarita\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization\",\"name\":\"Pamatte\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png\",\"width\":637,\"height\":124,\"caption\":\"Pamatte\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/37de782893bc676ddd7764eb37e2f830\",\"name\":\"A. Zahraturugaisyiyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8de3ab72ddc6c075a54925dc984fee9a88fa4c8365ac3256bc09623bf31e8e68?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8de3ab72ddc6c075a54925dc984fee9a88fa4c8365ac3256bc09623bf31e8e68?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"A. Zahraturugaisyiyah\"},\"url\":\"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/author\/a-zahraturugaisyiyah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia - Pamatte","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia - Pamatte","og_description":"Oleh Andi fauzan al muttahari Membaca adalah hal yang sangat fundamental untuk proses belajar dalam pertumbuhan intelektual. Salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi diri adalah dengan membaca.\u00a0 Topik ini tetap&hellip;","og_url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/","og_site_name":"Pamatte","article_published_time":"2021-05-10T07:24:17+00:00","article_modified_time":"2023-09-09T04:37:54+00:00","og_image":[{"width":736,"height":711,"url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/f161264c406e4d72d2e897aaa66fc581.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"A. Zahraturugaisyiyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"A. Zahraturugaisyiyah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/"},"author":{"name":"A. Zahraturugaisyiyah","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/37de782893bc676ddd7764eb37e2f830"},"headline":"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia","datePublished":"2021-05-10T07:24:17+00:00","dateModified":"2023-09-09T04:37:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/"},"wordCount":552,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization"},"keywords":["#HIMAJIP_UINAM #pamatte","#HIMAJIP2021","#HIMAJIPUINAM #ILMUPERPUSTAKAANUINAM #"],"articleSection":["Essai"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/","name":"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia - Pamatte","isPartOf":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website"},"datePublished":"2021-05-10T07:24:17+00:00","dateModified":"2023-09-09T04:37:54+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/2021\/05\/10\/540-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Meningkatkan Minat Baca di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#website","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/","name":"Pamatte","description":"Kanal Mahasiswa Perpustakaan : Mabbaca, Marruki, Maccarita","publisher":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#organization","name":"Pamatte","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png","contentUrl":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/cropped-1amatteee-1.png","width":637,"height":124,"caption":"Pamatte"},"image":{"@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/37de782893bc676ddd7764eb37e2f830","name":"A. Zahraturugaisyiyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8de3ab72ddc6c075a54925dc984fee9a88fa4c8365ac3256bc09623bf31e8e68?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8de3ab72ddc6c075a54925dc984fee9a88fa4c8365ac3256bc09623bf31e8e68?s=96&d=mm&r=g","caption":"A. Zahraturugaisyiyah"},"url":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/author\/a-zahraturugaisyiyah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/540","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=540"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/540\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1286,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/540\/revisions\/1286"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/media\/541"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=540"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=540"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/reportakawan.id\/pamatte\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=540"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}